Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Prof Dr HM Arskal Salim GP, disambut Rektor IAIN Palu Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd saat tiba di IAIN Palu, Jumat

Palu,  (Humas IAIN Palu) – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd mengimbau kepada seluruh civitas akademik dan panitia untuk tidak mengecewakan peserta dan tamu konferensi international bertajuk “Annual International Conferensi on Islamic Studies” (AICIS) ke-18.

“Layani tamu dan peserta yang hadir dengan baik, karena ini menyangkut dengan nama baik kita, nama baik perguruan tinggi ini,” katanya pada rapat koordinasi evaluasi kinerja panitia AICIS ke-18, di IAIN Palu, Senin.

Ia mengatakan, tamu dan peserta AICIS dari dalam dan luar negeri mulai menuju Kota Palu, sekitar tanggal 15 September, melalui transportasi udara.

Karena itu, semua pihak termasuk bagian penerima tamu dan penanggung jawab transportasi untuk tetap dan aktiv di Bandar Udara Mutiara Sis Aljufri Palu menjemput tamu dan peserta.

Ia juga mengimbau panitia dan civitas akademika untuk fokus dan serius dalam membenahi sarana dan infastruktur termasuk kebersihan kampus demi kesuksesan AICIS.

Imbauan itu diikutkan instruksi kepada wakil-wakil rektor, wakil-wakil dekan, direktur pascasarjana, ketua-ketua lembaga, kepala unit, pegawai administrasi dan panitia lokal AICIS untuk tetap berkantor pada hari libur mulai tanggal 11, 15 dan 16 September 2018.

Surat imbauan itu bernomor B – 2145 dan 2134/In.13/KS.01.1/09/2018 perihal instruksi lembur dan tetap mengisi daftar hadir lewat sistem (finger print).

Ia mengakui bahwa IAIN Palu masih menunggu kepastian mengenai pejabat yang akan membuka konferensi internasional tersebut.

“Hari ini kita dijanjikan akan diinfokan mengenai kesiapan Menteri Agama untuk membuka kegiatan AICIS. Kita tetap menunggu,” ujar dia.

Dia pesimis dengan rencana IAIN Palu menghadirkan Presiden Joko Widodo untuk membuka AICIS di Palu pada tanggal 18 September. Mengingat padatnya kegiatan Presiden.

“Siapa-pun pejabat yang akan membuka apakah Presiden atau Menteri Agama, waktu pelaksanaan pembukaan tetap pada tanggal 18 September bertempat di Mercure Hotel Palu,” ucap dia.

Categories: Berita