ACIS DARI MASA KE MASA
Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) adalah lembaga akademik yang tidak saja menyiapkan sarjana Muslim agar memiliki integritas keilmuan dan profesionalitas tinggi, tetapi juga terus mendorong pengembangan budaya dan peradaban Islam melalui kajian dan penelitian ilmiah. Sejak tahun 1985, Program Pascasarjana mulai dibuka di lingkungan PTAI. Hingga kini, perkembangan program itu mencapai jumlah 48 Program Pascasarjana di sejumlah PTAI, baik negeri maupun swasta. Melalui program ini telah lahir ratusan Magister dan Doktor dalam berbagai disiplin ilmu keislaman.
Sebagai bagian dari dunia pendidikan tinggi Islam, Program Pascasarjana diharapkan berperan sebagai pusat kajian keislaman par-excellent di Indonesia, yang diandalkan tidak saja oleh kalangan PTAI, tetapi juga oleh kalangan umum, baik di dalam maupun luar negeri. Dalam kerangka ini, beberapa Program Pascasarjana didorong untuk mencapai standar mutu internasional melalui kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri, seperti Universitas al-Azhar Mesir, Universitas Um Durman Sudan, Universitas Islam Antar Bangsa, Universitas Kebangsaan Malaysia, McGill University Canada, dan lain-lain.

Sebagai upaya untuk mewujudkan peran pusat kajian keislaman par-excellent , sejak tahun 2001 Program Pascasarajana PTAI merintis forum kajian berkala tahunan yang diberi nama Annual Conference Kajian Islam. Mulai tahun ini, Annual Conference dilaksanakan berturut-turut di Semarang (2001), Padang (2002), Yogyakarta (2003), Banda Aceh (2004), Makassar (2005), dan Bandung (2006). Forum ini dalam perkembangannya kemudian dapat dinilai sebagai barometer perkembangan kajian dan pemikiran keis laman di Indonesia. Forum ini mendapat perhatian serius dari para sarjana, peneliti, dan peminat kajian Is lam secara luas, baik dari dala m maupun luar lingkungan PTAI. Pada Annual Conference ke-5 di Maksaar (2005), forum ini memperoleh perhatian dari sarjana luar negeri seperti Malaysia, Sudan, Saudi Arabia, Iran, Amerika Serikat, dan Kanada. Pada Annual Conference ke-6 di Bandung (2006) telah dipresentasikan 100 makalah dari berbagai disiplin ilmu keislaman, baik dari kalangan PTAI, Perguruan Tinggi Umum, lembaga penelitian, maupun NGOs ( Non-Government Organizations ). Pada tahun 2007 Annual Conference dilaksanakan di Pekan Baru Riau.

Pelaksana AICIS

  1. Tahun 2001 dilaksanakan di Semarang, dilaksanakan dalam rangka  mewujudkan Program Pascasarajana Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) sebagai pusat kajian keislaman par-excellent
  2. Tahun 2002  dilaksanakan di Padang
  3. Tahun 2003 dilaksanakan di Yogyakarta
  4. Tahun 2004  dilaksanakan di Banda Aceh
  5. Tahun 2005  dilaksanakan di Makassar
  6. Tahun 2006  dilaksanakan di Bandung, dengan Tema: “Relasi Kajian Islam dan Sains dalam Merespons Tantangan Lokal dan Global”
  7. Tahun 2007 dilaksanakan di Pekanbaru, dengan Tema “Kontribusi Ilmu-ilmu Keislaman dalam Menyelesaikan Masalah-masalah Kemanusiaan pada Millenium Ketiga”
  8. Tahun 2008  dilaksanakan di Palembang, dengan Tema: “Penguatan Peran PTAI dalam Meningkatkan Daya Saing Bangsa”
  9. Tahun 2009 dilaksanakan di Surakarta, dengan Tema: “Merumuskan Kembali Kajian Keislaman di Indonesia”
  10. Tahun 2010  dilaksanakan di Banjarmasin, dengan Tema: “Menemukan Kembali Islam Indonesia: Kecenderungan dan Perubahan”
  11. Tahun 2011  dilaksanakan di Babel, dengan Tema: “Merangkai Mozaik Islam dalam Ruang Publik untuk Membangun Karakter Bangsa”
  12. Tahun 2012  dilaksanakan di Surabaya, dengan Tema: “Islamic Studies Revisited : From Theoritical to Practical Knowledge” (Meninjau Kembali Studi Islam : dari Teori ke Praktis).
  13. Tahun 2013 dilaksanakan di Mataram, dengan Tema: “Paradigma Unik Kajian Keislaman Indonesia; Menuju Kebangkitan Peradaban Islam” Proceeding : 
  14. Tahun 2014  dilaksanakan di Balikpapan Tema: “Merespon tantangan Masyarakat Multikultural, Konstribusi Kajian Islam Indonesia; Responding the Challenges Multicultural Societies, The Contribution ofIndonesian Islamic Studies”. Proceeding : 
  15. Tahun 2015  dilaksanakan di Manado
  16. Tahun 2016  dilaksanakan di Lampung Tema : “The Contribution of Indonesioan Islam to The World Civilization”
  17. Tahun 2017 dilaksanakan di Jakarta